Sebenarnya kejadian ini sudah lewat seminggu yang lalu. tapi ya karena selalu tak ada waktu untuk menulis ya baru sekarang ditulis. (haha, as if gua rajin aja nge-update si blog ini…)
hari itu hari kerja biasa, datang jam 8 pagi, buka detik.com, buka yahoomail, buka gmail, buka milis, buka sepatu, dan ritual pagi lainnya.
Masih belum ada yang aneh.
Jam 9-an kantor mulai rame, ketawa ketiwi di kubikal2, gosip2 mulai terdengar. Ada juga rekan kerja yang ibu2 muda cantik (cantik loh beneran… tapi sayangnya udah ibu2) lagi nelpon anaknya sambil ngomong bahasa inggris.. bapaknya bule.. (asumsi)
Masih belum ada yang aneh kan?
Memang sebenarnya gak ada yang aneh. =D
Sampe akhirnya gua melihat satu wajah yang sepertinya pernah kenal, yaitu rekan kerja satu divisi di divisi lama. muka nya mirip pisan-san-san.
Dengan gagah gempita gua samperin dan gua sapa dong si Mas yang lagi duduk.
Gua: “Mas, lagi main ke sini ya?”
Mas: “……..”
cuma dahinya yang berkerut, abis itu celingak celinguk ke belakang
asumsi: dia mencari2 dengan siapa gua bicara, siapa tau ada di belakang dia.
Gua: “loh, mas kan dari divisi X ya? lagi main ke sini?”
Sepertinya si mas mengerti bahasa indonesia dan mengerti bahwa gua memang lagi bicara sama dia
Mas: “oh bukan, pak… saya memang di sini, saya lebih duluan daripada bapak di lantai 6 ini”
Gua: “speak speak bla bla bla…”
Mas: “ya ya ya dudu du da da dam”
ang eng ong…
singkat cerita… tiba2 muka gua panas… udah SKSD ternyata salah orang
maluuu banget hari itu. malu nya karena memang orang yang pemalu *blushing dan yang lebih parah ada yang ketawa ngakak ngeliatin gua… thanks ya for making me feel worse. dan kenapa si Mas manggil gua “bapak”. ah sial ternyata dia memang tak gaul.
Hari itu gua gak berani ikut2an ketawa ketiwi ngegosip (selain karena puasa gak boleh gosip)
Hari itu, gak berani pulang cepat karena takut diliatin orang trus dibisik2 trus diketawain. begitulah sodara-sodara, cerita yang sebenarnya menjadi aib tapi malah gua tulis di sini. karena apa? karena cerita itu mengantarkan gua ke hari berikutnya.
Gua yakin gak salah orang, gua coba main kembali ke tempat kerja yang lama. Eh beneran ketemu sama si Mas. Kalo ini gua yakin orang nya, gak salah lagi. langsung jurus SKSD keluar lagi. ternyata si mas memang tidak pernah lupa ingatan trus main2 ke lantai 6. (eh tapi kalau lupa ingatan gak akan ingat ya dia ke lantai 6, ah ntah pa pa)
Lalu di hari yang sama gua balik ke meja di lantai 6, kembali melewati si Mas-yang-mirip-pisan-sama-rekan-kerja–dari-divisi-yang-lama (MYMPSRKDDYL). ternyata mereka memang mirip. si MYMPSRKDDYL wajahnya serupa tapi tak sama. percaya gak? harus percaya karena apa yang dituliskan di sini adalah fiktif belaka. kesamaan tempat dan nama pelaku hanya kebetulan belaka. lho?
Jadi pembaca harus percaya bahwa yang namanya teori orang berwajah serupa itu ada. Teori itu berkata di dunia ada 3 orang yang wajahnya serupa.