Gua akan bercerita tentang beberapa hal maha penting yang terjadi in the last few days yang mengubah cara pandang gua terhadap kehidupan:

Dia masuk ke kamar gua, “Wow, rapi banget kamar lu.” Katanya pas baru masuk.
(seriusly, gak ada niat sombong nulis kayak gini. Biasanya kamar gua juga ancur tapi dia datang beberapa jam setelah gua gotong royong di kamar)
Lalu dia bilang: “Gua suka kebersihan dan kerapihan, tapi malas melakukannya.”
A statement controversially come from my friend. Hey dude, yang bener aja dong?! ada gituh orang yang gak suka ama kebersihan? even ikan gua yang tidak beriman juga lebih memilih hidup di dalam air yang bersih dan mati di air kotor.

Beberapa hari selanjutnya, temen gua (still my controversial friend I mentioned above) bilang gini: “Lu kan ganteng, tapi kok masih single?”
Again, pernyataan kontroversial dari dia. Kontroversial bukan karena gua gak ganteng tapi dibilang ganteng, (jujur juga gak ada niatan sombong di sini walopun gua tau gua ganteng), tapi adalah karena gua tidak melihat relasi antara ganteng dan being single.
Jawabannya adalah D, pernyataan benar, alasan benar tapi gak ada hubungan sebab akibat.

Lalu setelah beberapa kali jeda iklan, dia sambil liat2 majalah di ruang makan tengah ngomong :”Gila ya, keren banget ototnya, pengen deh gua pasang gambar gini di kamar.”
Heh?! Gua langsung terjaga.
Majalah yang dia liat adalah majalah kesehatan pria. (Di kos gua ada yang langganan) Tapi yang dia liatin ke gua adalah gambar cowok pake kolor doang lagi ngeden kayak pengen boker.
Setelah melihat gua shock, dia cepat2 bilang: “maksud gua, gambarnya dipasang biar jadi penyemangat gua dalam mengurangi berat badan.”
“oooh…” kata gua tak percaya.

Ya Tuhan, ampunilah hamba mu yang telah salah pergaulan ini…