si Ucok waktu di kuliah Kapita selekta bilang, “budaya orang Indonesia lah yang bikin Indonesia susah bangkit menuju keadaan yang lebih baik. Orang Indonesia hanya menghargai hasil akhir. Orientasi utama hanyalah materi. Orang yang kaya adalah orang yang paling dihormati, disanjung-sanjung. Makin kaya orang makin tinggi pula lah kedudukannya di mata orang lain. Tak heran orang berlomba-lomba menjadi orang kaya, bagaimana pun caranya. Ini lah awal dari segala malapetaka. Segala cara dihalalkan agar menjadi orang kaya demi mencapai derajat sosial tertinggi di masyarakat. Korupsi, penggelapan, penipuan, kolusi, kongkalingkong, apapun lah namanya… semua yang haram dihalalkan.
Demikian juga di dunia pendidikan. Hasil akhir adalah nilai. orang yang nilainya paling tinggi adalah yang paling hebat menurut mereka. Maka setiap siswa berlomba-lomba memperoleh nilai terbaik, apapun caranya. termasuk mencontek.. Jika sekolah yang merupakan awal dari kehidupan sosial seseorang dimulai sudah begini, ya wajarlah jika di masyarakat terjadi korupsi dkk… orang yang berjuang dengan cara baik tidak dihargai. perjuangan mereka tidak penting. yang penting adalah hasil akhir..”

kurang lebih begitu lah kata si Ucok..
hebat lu, Cok..
gua dulu pernah mencontek, tersadar gua bahwa yang gua kejar hanyalah seperti yang lu bilang, Cok..
Mudah2an gua gak plintat-plintut bau kentut