Brian

My Life, My Love dan My journey26 March 2006 6:54 pm

Seringkali beta bertanya-tanya
Apa yang harus beta lakukan saat ini?
Mesti belajarkah? Istirahatkah? Atau bekerjakah?

Pilihan ini bisa jadi penentu jalan hidup seseorang
Sebegitu pentingnya pilihan ini
Masih adakah kesempatan untuk bermain?
(quote from Bram)

My Life, My Love dan My journey 2:32 pm

si Ucok waktu di kuliah Kapita selekta bilang, “budaya orang Indonesia lah yang bikin Indonesia susah bangkit menuju keadaan yang lebih baik. Orang Indonesia hanya menghargai hasil akhir. Orientasi utama hanyalah materi. Orang yang kaya adalah orang yang paling dihormati, disanjung-sanjung. Makin kaya orang makin tinggi pula lah kedudukannya di mata orang lain. Tak heran orang berlomba-lomba menjadi orang kaya, bagaimana pun caranya. Ini lah awal dari segala malapetaka. Segala cara dihalalkan agar menjadi orang kaya demi mencapai derajat sosial tertinggi di masyarakat. Korupsi, penggelapan, penipuan, kolusi, kongkalingkong, apapun lah namanya… semua yang haram dihalalkan.
Demikian juga di dunia pendidikan. Hasil akhir adalah nilai. orang yang nilainya paling tinggi adalah yang paling hebat menurut mereka. Maka setiap siswa berlomba-lomba memperoleh nilai terbaik, apapun caranya. termasuk mencontek.. Jika sekolah yang merupakan awal dari kehidupan sosial seseorang dimulai sudah begini, ya wajarlah jika di masyarakat terjadi korupsi dkk… orang yang berjuang dengan cara baik tidak dihargai. perjuangan mereka tidak penting. yang penting adalah hasil akhir..”

kurang lebih begitu lah kata si Ucok..
hebat lu, Cok..
gua dulu pernah mencontek, tersadar gua bahwa yang gua kejar hanyalah seperti yang lu bilang, Cok..
Mudah2an gua gak plintat-plintut bau kentut

My Life, My Love dan My journey 2:07 pm

So many things happened in a day in my life. It’s up to me how to respond it. I can just let it happened, of I just can regret it, or like people say I can take the good side of the things heppened in my life. It’s choice. Naahh.. what am I talking about.. :p:p:p

Actually it is all about my friend’s statement, (it’s an old quote I think, I don’t know who started this..)

My happiness is someone else’s sadness

I think about this and yaaaa, he’s right. If am happy, means that I make some achievement, maybe someone fail to achieve the same goal as me.
So, what should I do? Should I pretend to be not happy? or just ignore him or her who fail (can be someone you know or not, but he/she should know you, because you achieve what he/she doesn’t and he/she watches you…)
I remember another quotes saying (naahh… is this all about quotes..? but sometimes quotes really make me “think” :) )
hmm.. I forget the exact line, but the point is do not profuse (is this the right word for “berlebih-lebihan”? :) ), jangan berlebihan…