Apa buah-buahan paporit lu? Kalo gua nomer satu nya mangga, nomer dua pisang, nomer tiga apple.
Walopun nomer satu nya mangga, tapi kali ini gua gak akan bahas tentang mangga karena… males.
Haha, corny excuse.
Gini, selain pake prinsip save the best for the last, menurut gua buah mangga udah terlalu terkenal. Buah apa coba yang dijadiin nama halte busway (mangga besar), buah apa juga yang dijadiin nama tempat belanja (mangga dua), buah apa yang udah jadi merk baju terkenal (mango), buah apa yang dijadiin komik (manga), buah apa yang jadi kebutuhan pokok (mangan). I can not imagine a day without mangga.
Jadi cerita sekarang adalah tentang pisang, bukan mangga, bukan juga tentang apple, buah nomer 3 gua. kenapa bukan ? soalnya masih sakit hati gak kebagian iphone 3G edisi perdana, yang ada masa harganya udah dinaikin 2 kali lipat, cih.
(Apple dan steve job rock, distributor not)
Pisang ada macem-macem. Ada pisang ambon, pisang kecil (yang kecil2 sekali lahap langsung abis), pisang cavendish yang banyak dijual di moll, pisang mas, pisang batu, pisang kepok, dll. Beda pisang beda cara penggunannya. Ada pisang yang bisa dikonsumsi langsung. Ada juga jenis pisang yang harus diolah dulu sebelum bisa dikonsumsi. Contoh makanan hasil olahan dari pisang: banana split, banana kayang, dan banana tiger sprong (oke oke, I just made it up). Contoh yang lebih nyata: keripik pisang asal lampung, sale pisang dari bandung, pisang molen bogor, es pisang ijo makasar, dan the famous pisang goreng.
Dari kesemua pisang ini favorit gua adalah pisang cavendish, pisang yang paling banyak dijual di moll. Biasanya merk dagangnnya pisang sunpride. Pisang ini paling enak kalau didinginkan dulu di dalam kulkas. Rasanya tidak terlalu manis dan gak bikin eneg, asalkan dimakan pada saat belum terlalu kuning. Well, sebenarnya tergantung selera juga, ini gambar tentang pedoman warna pisang cavendish gua ambil kemarin di carefour lebak bulus.

he? gak jelas ya? ini keterangannya disalin dari gambar:
1. warna hijau segar dari perkebunan
2. hijau berwarna terang perubahan awal warna dalam proses pematangan
3. hijau semburat kuning siap diambil toko/ideal untuk dikirim ke toko
4. kuning semburat hijau bagus untuk dipajang (?)
5. kuning dengan kedua ujung hijau siap dikonsumsi
6. kuning seluruhnya enak untuk dimakan
7. kuning sedikit bintik cokelat aroma & rasa yang manis dengan kandungan gizi terbaik
Ada juga pisang yang jarang dijadikan makanan manusia. Contoh nya pisang batu, yang makan cuma burung beo. Sebenarnya pisang yang tergolong jenis seperti ini (pisang kepok, pisang siam, pisang tanduk, dll) bisa saja dimakan oleh manusia, tapi biasanya setelah digoreng, direbus, dibakar, dikolak dan diproses lainnya. In my humble opinion, pisang paling enak adalah pisang yang dikonsumsi secara segar, tanpa diolah dulu. Pisang segar mempunyai kadar gizi yang paling bagus, tidak mengalami proses pengolahan makanan yang justru kadang mengurangi kadar gizi.
Selain memberikan kontribusi gizi lebih tinggi daripada apel, pisang juga dapat menyediakan cadangan energi dengan cepat bila dibutuhkan. Ini tentu saja sangat membantu gua sebagai seorang atlet (wannabe). Ketika sedang seru2 nya main tennis, nafsu main masih gede, tenaga udah abis, pisang bisa jadi sumber tenaga tanpa bikin badan jadi begah kekenyangan. Pemain profesional pun begitu. Lihatlah betapa cantik nya mbak sharapova mengulum pisang di tengah2 break antar game. Atau di saat berenang, target total lintasan 2 km per sesi demi mengurangi lemak2 di pinggang susah rasanya tanpa bantuan ekstra tenaga dari pisang. Termasuk ketika otak mengalami keletihan di tempat kerja. Pisang sangat bermanfaat untuk ini.
Kalau mau bicara tentang pisang tak ada habis nya.
Tak cukup lah rasanya curi-curi jam kerja seperti ini untuk menulis semua manfaat dari pisang (plus bertentangan juga dengan postingan sebelum ini tentang bekerja dengan sebaik2nya).
Jadi ini list manfaat dari pisang secara singkat yang gua kumpulkan:
- pisang daun nya bisa dipakai sebagi pembungkus nasi padang, manambah raso, pambangkik salero
- pisang kulitnya bisa buat alat bantu untuk film komedi slapstick (adegan kepleset kulit pisang, hei oom Dono Kasino Indro, miss you guys)
- pisang untuk kecantikan, oles kulit pisang 3 kali sehari setelah mandi
- pisang mengurangi berat badan (jika dimakan terus menerus tanpa variasi lain, pisang thok, cukup 3 bulan)
- pisang membantu mengatasi stres, depresi, anemia
- pisang membantu memperbaiki mood pas lagi PMS
- pisang membantu orang yg berusaha berhenti merokok
- pisang menyembuhkan ‘luka’ gigitan nyamuk (usap bagian dalem kulit pisang langsung ke daerah gigitan nyamuk)
- pisang keramat, bahan sajen
- pisang alat sosialisasi (dengan monyet)
- pisang alat bantu kenalan ama cewe (neng, punya pisang? … nggak? kalo nomer telpon punya?)
- pisang mencegah korupsi
- pisang bahan bakar alternatif pengganti bensin,
- pisang mencegah global warming
- pisang mencegah perceraian di dunia artis
- pisang mencegah kehamilan, sebagai alat KB, fiesta rasa pisang
- pisang alat bantu di film bokep,
(the last 4 or 5 are lies, damn lies)
But I tell you something real. Sebagai sebuah buah, sudah jauh melampaui kodratnya sebagai bahan makanan. Aplikasi konsep pisang telah melebar ke berbagai bidang.
1. olahraga
- flying banana & banana boat: olahraga rekreasi yang mesti dilakukan di bali
- the famous tendangan pisang, by om David Beckham
2. entertainment
Bananaman, a superhero like superman, spiderman and batman. I am not kidding. It really did exist back then in 80’s. Just wait for the movie.
Wiki
3. politik
Partai Pisang Bangsa
(another damn lie)
Begitulah pisang. Enak rasanya, banyak manfaatnya. But I am not interested to be involved in banana business any further.
Gua lebih bercita-cita suatu hari bisa menjadi pengusaha mangga muda, yang bisa kerjsa sambil golek-golek, punya kebun mangga di Indramayu, dan ber-istri-kan penjual mangga yang arum dan manis.